Penyerahan BLT dilakukan langsung oleh Kepala Desa melelui sekdes beserta jajaran aparatur pemerintahan Desa di aula balai Desa setempat. Dalam sambutannya, kades penyengat olak menjelaskan bahwa BLT yang disalurkan merupakan anggaran 2026.
“Realisasi bantuan langsung tunai (BLT) yang diserahkan kepada 18 keluarga penerima manfaat (KPM) masing-masing menerima Rp 300.000 ,” jelas kades penyengat olak melalui sekdes.
Program BLT ini bersumber dari Dana Desa (DD). Kepala Desa penyengat olak berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat penerima.
“Dengan adanya program Bantuan Langsung Tunai (BLT), kami berharap dapat mengurangi kesenjangan sosial, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat meningkatkan kesetaraan dan keadilan sosial,” ucap kades.
Lebih lanjut, kades penyengat olak menjelaskan bahwa BLT Dana Desa bertujuan untuk:
– Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
– Mengurangi kemiskinan.
– Meningkatkan akses terhadap kebutuhan dasar desa.
Salah satu penerima manfaat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Desa penyengat olak atas bantuan yang telah diberikan. “Bantuan ini memberikan manfaat yang nyata serta sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya dengan penuh haru.
Penyaluran BLT ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah Desa dan masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan bersama.(wan)













































































































































































































































































































Social Plugin