Kameranusantaranews.com- Muaro jambi.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muaro Jambi menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Hasil Reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Muaro Jambi, Sengeti, pada Senin, 15 Juni 2026 ini menyoroti berbagai aspirasi krusial masyarakat, mulai dari infrastruktur jalan hingga peningkatan fasilitas kesehatan di tingkat desa.
Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi Aidi Hatta dan dihadiri oleh jajaran anggota dewan dari seluruh daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Muaro Jambi.
Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir, jajaran unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta camat se-Kabupaten Muaro Jambi.
Infrastruktur dan Sektor Pertanian Mendominasi Juru Bicara
Dalam penyampaiannya, masing-masing juru bicara dari lima daerah pemilihan memaparkan dokumen laporan hasil serap aspirasi yang telah dilakukan selama masa reses.
Masalah klasik seperti perbaikan jalan lingkungan, kerusakan jalan poros penghubung antar-kecamatan, dan normalisasi saluran irigasi pertanian masih mendominasi laporan para legislator.
"Aspirasi yang kami jemput dari bawah sebagian besar masih bertumpu pada infrastruktur dasar. Masyarakat di dapil pedalaman sangat membutuhkan kepastian perbaikan jalan guna memperlancar mobilitas ekonomi dan distribusi hasil tani mereka," ujar salah satu juru bicara dapil saat membacakan laporannya.
Selain infrastruktur fisik, isu peningkatan pelayanan publik seperti pemenuhan tenaga medis di Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) dan bantuan modal bagi pelaku UMKM pasca-inflasi juga menjadi catatan penting yang diserahkan kepada eksekutif.
Respon Pemerintah Daerah
Menanggapi laporan hasil reses tersebut, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir, menyatakan apresiasinya terhadap kerja keras para anggota dewan yang telah turun langsung mengawal suara masyarakat.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjadikan dokumen hasil reses ini sebagai salah satu acuan utama dalam penyusunan rencana kerja ke depan.
"Kami menyadari keterbatasan anggaran daerah, namun hasil reses ini akan menjadi kompas bagi Pemkab Muaro Jambi dalam menyusun skala prioritas pembangunan.
Kita akan sinkronkan dengan rencana kerja OPD agar program yang dikucurkan benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan riil masyarakat," tegas Wakil Bupati.
Harapan Pengawalan Anggaran
Di akhir sidang, pimpinan DPRD Muaro Jambi mengingatkan agar seluruh OPD aktif menindaklanjuti poin-poin yang telah disampaikan.
DPRD menegaskan akan mengawal ketat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan maupun murni berikutnya, guna memastikan aspirasi warga yang mendesak tidak sekadar menjadi catatan di atas kertas.
Rapat Paripurna ditutup dengan penyerahan secara simbolis dokumen Hasil Reses Masa Sidang II Tahun 2026 dari Pimpinan DPRD kepada Wakil Bupati Muaro Jambi untuk segera dievaluasi dan ditindaklanjuti.(Wan)







































































































































































































































































Social Plugin